PBB minta Israel segera bebaskan Kapal dan Relawan

Posted by News Online on Wednesday, June 2, 2010

Dewan keamanan atau DK PBB akhirnya mengeluarkan keputusan tentang Tindakan Militer Israel terhadap para Relawan kemanusiaan Flotilla. Aksi Israel tersebut yang telah menewaskan Warga Sipil dikecam dan Akan secepat mungkin di Investigasi unsur kejahatannya.  Keputusan tersebut diambil setelah Anggota Negara DK PBB menggelar Rapat tertutup selama 10 jam di New York, AS, pada Senin (31/05) waktu setempat. Dalam rapatnya mereka meminta, supaya 6 kapal dan para relawan yang mereka sandra untuk segera dibebaskan.



Dalam penyerangan yang dilakukan oleh pihak Israel kepada Konvoi Kapal Freedom Flotilla, setidaknya terdapat 10 orang tewas. Kemudian negara-negara anggota DK PBB mengecam Israel atas tindakan itu. Dan dicetuskan pula, bahwa sudah saatnya Israel berhenti untuk memblokade atas Gaza yang telah berlangsung selam 3 tahun itu.



Menteri Luar negri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan saat dilansir Reuters, Selasa (1/06), "Ini sama dengan banditisme dan pembajakan, Ini pembunuhan yang dilakukan oleh suatu negara,"



Menurut Perwira Senior Israel menjelaskan bahwa Korban tewas kebanyakan adalah warga Turki.



Atas penyerangan Israel tersebut, pemerintah Amerika Serikat menyampaikan statemen dengan hati-hati. Deputi Duta Besar AS untuk PBB Alejandro Wolff mengatakan, Washington menyesalkan jatuhnya korban jiwa dan menginginkan investigasi yang kredibel dan transparan oleh Israel.



Namun Wolff juga mengkritik, bahwa para koordinator aksi kemanusiaan Freedom Flotilla mencoba menembus blokade Israel atas Gaza. "Pengiriman langsung bantuan melalui laut bukan cuma tidak tepat ataupun bertanggung jawab, tapi tentu saja tidak efektif dalam kondisi tersebut," jelas Alejandro Wolff

Blog, Updated at: June 02, 2010

0 komentar:

Post a Comment

Search This Blog

Blog Archive